Reptil: Pengertian, Ciri-Ciri, Contoh, Dan Mengapa Disebut Hewan Melata

Reptil merupakan hewan yang indah bagi penggemar reptil, dan berikut kami akan menjelaskan pengertian reptil, ciri ciri hewan reptil, contoh reptil dan mengapa reptil disebut sebagai hewan melata.

Memelihara reptil saat ini menjadi hobby yang mengasikkan, selain itu kita juga dapat memperkenalkan dunia reptil kepada anak - anak sejak dini.

Infromasi Lengkap pengertian reptil, ciri ciri, klasifikasi, contoh


Saat ini reptil tersebar banyak di berbagai belahan dunia dengan berbagai macam jenis spesiesnya yang berbeda-beda.

Bahkan di era modern saat ini, masih banyak ditemukan reptil yang masih belum diketahui spesiesnya dan merupakan hal baru bagi yang mempelajarinya.

Pengertian, Ciri Ciri, Contoh, Hingga Mengapa Reptil Sering Disebut Hewan Melata

Yang pertama kita akan mempelajari terlebih dahulu pengertian dasar reptil sebelum melangkah lebih ke tahap selanjutnya.

Pengertian Reptil ?

Pengertian reptil adalah

Reptil adalah sekelompok hewan vertebrata ( hewan bertulang belakang ) berdarah dingin ( Suhu tubuh menyesuaikan suhu lingkungan ) yang memiliki sisik ( lapisan kulit ) untuk menutupi tubuhnya.

Perbedaan Reptil Dengan Reptilia ?

apa perbedaan reptil dengan reptilia

Reptil digunakan untuk menyebut semua kelompok hewan vertebrata sedangkan reptilia adalah sebutan yang lebih spesifik yaitu untuk jenis reptil yang berkaki empat.

Mengapa Reptil Disebut Hewan Melata ?

Arti kata melata menurut KBBI adalah berjalan dengan menempelkan perut ke tanah. Sehingga alasan reptil disebut hewan melata adalah karena reptil tumbuh merata dengan permukaan tanah dan hampir semua reptil berjalan dengan menempelkan perutnya di tanah.

Ciri Ciri Reptil

Ciri ciri reptil adalah

Umumnya, Ciri reptil memiliki karakteristik tersendiri, dan berikut adalah ciri cirinya

1. Memiliki ukuran tubuh bervariasi, dengan dua pasang kaki masing-masing memiliki 5 jari.

2. Memiliki kelenjar bau di dekat kloaka.

3. Memiliki sisik hampir disemua tubuhnya.

4. Bernapas dengan paru - paru

5. Hanya memiliki tiga indera sensorik yaitu Mata, Hidung, Dan Telinga.

6. Berkembang biak dengan cara bertelur (Ovipar), namun terdapat beberapa reptil yang berkembang biak dengan cara melahirkan.

7. Membutuhkan cahaya untuk menaikkan suhu tubuhnya.

8. Mayoritas reptil merupakan karnivora ( Pemakan Daging ) Dan hanya sedikit spesies yang merupakan Herbivora atau Omnivora

Klasifikasi Reptil Atau Pengelompokan

reptil klasifikasi yang lebih rendah

Pengelompokan reptil dengan klasifikasi yang lebih rendah artinya adalah menjabarkan secara keseluruhan termasuk bagian dari bangsa apa reptil tersebut.

Dan Berikut adalah reptil klasifikasi yang lebih rendah

1. Ordo Crocodilia, adalah jenis pengelompokan reptil yang berukuran besar. Ordo ini memiliki 3 subordo yaitu

A. Subordo Superfamili Gavialoidea
  • Famili Gavialidae : Gharial ( Buaya Moncong Runcing )
B. Subordo Superfamili Alligatoroidea
  • Famili Alligatoridae : Alligator
C. Subordo Superfamili Crocodyloidea
  • Famili Crocodylidae : Buaya
2. Ordo Sphenodontia Adalah jenis pengelompokan yang hanya berisi 1 spesies yaitu Tuatara. Saat ini hanya terdapat 2 jenis dari spesies tuatara yang masih hidup yakni : 
  • Sphenodon Guntheri Buller ( Tuatara Pulau Brother )
  • Sphenodon Punctatus Gray ( Tuatara Selat Cook )
Tuatara hanya hidup di Selandia Baru dan Keberadaannya terancam punah.

3. Ordo Squamata Adalah pengelompokan reptil berdasarkan kadal, ular, dan ampibi. Ordo ini memiliki 3 subordo yaitu :

A. Subordo Lacertilia ( kadal ) Merupakan sebutan untuk bangsa reptil bersisik. Subordo ini mempunyai beberapa Infraordo yaitu :
  • Infraordo Iguania
  • Infraordo Gekkota
  • Infraordo Scincomorpha
  • Infraordo Diploglossa
  • Infraordo Dibamia
  • Infraordo Platynota
B. Subordo Serpentes ( Ular ) Merupakan sebutan untuk bangsa ular. Subordo ini mempunyai beberapa infraordo yaitu :
  • Infraordo Scolecophidia
  • Infraordo Najash Rionegrina
  • Infraordo Alethinophidia
C. Subordo Amphisbaenia Merupakan sebutan untuk bangsa kadal cacing yang biasanya tidak memiliki kaki.

Amphisbaenia sering ditandai dengan tubuh mereka yang panjang, anggota tubuh yang tidak lengkap, serta mata yang belum sempurna dan memiliki kemiripan dangkal dengan cacing tanah dan memiliki infraordo diantaranya :
  • Infraordo Amphisbaenidae
  • Infraordo Bipedidae
  • Infraordo Blanidae
  • Infraordo Cadeidae
  • Infraordo Rhineuridae
  • Infraordo Trogonophidae
4. Ordo Testudinata ( Kura-kura )  Merupakan pengelompokan reptil berdasarkan bangsa kura - kura. Dengan subordo yakni :

A. Subordo Pleurodira Merupakan sebutan kura kura leher ular. dan memiliki 2 infraordo yaitu :
  • Infraordo Chelidae
  • Infraordo Pelomedusidae
B. Subordo Cryptodira Merupakan sebutan untuk penyu dengan infraordo sebagai berikut :
  • Infraordo Cheloniidae
  • Infraordo Dermochelyidae
  • Infraordo Chelydridae
  • Infraordo Kinosternidae
  • Infraordo Dermatemyidae
  • Infraordo Carettochelyidae
  • Infraordo Trionychidae
  • Infraordo Emydidae
  • Infraordo Geoemydidae
C. Subordo Paracryptodira, sangat disayangkan bahwa subordo ini telah punah.

Habitat Dan Informasi Reptil Sesuai Jenisnya

Terdapat hampir satu milyar banyaknya reptil yang tersebar didunia dengan beragam jenis dan spesiesnya. dan berikut adalah jenis dan habitat reptil sesuai dengan ordonya.

1. Bangsa Buaya

Buaya adalah

Jenis reptil yang pertama adalah bangsa buaya. Terdapat ratusan jenis buaya saat ini dengan karakteristik yang berbeda pula.

Buaya muncul dan berkembang sekitar 83,5 juta tahun yang lalu pada periode Cretaceous Akhir. Umumnya buaya menghuni perairan tawar seperti sungai, rawa, danau.

Namun terdapat beberapa spesies buaya yang mendiami air payau seperti buaya muara.

Makanan utama buaya daging ( karnivora ). Sejak jaman purba, tidak banyak yang berubah dari evolusi buaya pada masa dinosaurus.

Tidak seperti reptil pada umumnya, buaya memiliki jantung beruang empat, diafragma, dan cerebral cortex. Mereka juga dikenal memiliki gigitan rahang paling besar.

Sebaliknya, kekuatan otot-otot untuk membuka mulat buaya sangatlah lemah. Itulah kenapa dalam menangkap buaya, cukup menggunakan lakban untuk mengikat moncongnya.
  • Perilaku
Saat musim kawin dan bertelur, buaya akan menjadi sangat agresif dan mudah menyerang. Biasanya buaya betina akan menyimpan telur-telurnya dalam gundukan tanah atau campuran ranting, daun dan akan menunggu telur tersebut dengan jarak sekitar 2 meter.

Yang unik dari buaya ketika menetas adalah jenis kelamin yang ditentukan berdasarkan suhu atau temperatur sarang. seperti pada buaya muara dengan suhu sekitar 31,5 Derajat Celcius akan menghasilkan buaya jantan, dan apabila suhu lebih rendah atau tinggi dari angka tersebut akan menghasilkan buaya betina.

Lama pengeraman umumnya adalah 80 hari.
  • Umur
Saat ini tidak dapat ditemukan secara pasti untuk menghitung umur buaya. Namun terdapat beberapa teknik yang telah dikembangkan untuk mengetahui umur buaya dengan menghitung lingkar tumbuh pada tulang dan gigi.

Buaya modern tertua yang tercatat pernah hidup mencapai umur hingga130 tahun yang merupakan buaya air tawar jantan yang dipelihara di kebun binatang australia.
  • Ukuran
Ukuran buaya sangat bervariasa tergantung dari jenis dan habitat sekitarnya. Pada umumya buaya dapat tumbuh hingga mencapai 5 meter.

Spesies buaya terbesar adalah buaya muara yang banyak tersebar diwilayah Asia Tenggara hingga ke Australia Utara.

2. Bangsa Tuatara

tuatara adalah

Tuatara umumnya terlihat seperti kadal, namun bukan termasuk jenis kadal. Tuatara merupakan satu satunya spesies yang masih hidup yang tergolong dalam ordo Rhynchocephalia atau Ordo Sphenodontia.

Tuatara merupakan binatang endemik Selandia Baru yang berkembang 200 Juta tahun yang lalu. Saat ini hanya terdapat spesies tuatara yang masih hidup dan terancam punah keberadaannya, yakni Tuatara Pulau brother dan Tuatara Selat Cook.
  • Perilaku
Tuatara merupakan hewan yang pemalu dan aktif pada malam hari serta menghabiskan waktu sendirian. Makanan utamanya adalah burung, kadal, katak, serangga atau laba - laba.

Tuatara hidup dalam berkoloni padat, dengan menempati lubang yang masing masing berisi 1 ekor dan berjarak 2 meter lebih dari lainnya karena tuatara janta termasuk teritorial.

Habitat asli tuatara adalah di semak belukar yang tidak jauh dari lepas pantai yang ada di Selandia Baru. Dan akan berjemur pada siang hari untuk menghangatkan tubuhnya.
  • Umur
Saat ini banyak spekulasi yang beredar yang menyatakan bahwa tuatara dapat hidup hingga 100 tahun. Hal ini mungkin saja terjadi karena sistem reproduksinya.

Tuatara hanya bertelur satu butir dalam sekali berkembang biak juga pertumbuhannya yang tergolong lambat dari pada reptil lainnya, karena membutuhkan 10 hingga 20 tahun untuk mencapai usia dewasa.

Karena pertumbuhannya yang lambat membuat populasi tuatara mengkhawatirkan. Dahulu tuatara hampir tersebar di seluruh Selandia Baru. Namun sekarang hanya terdapat dan terbatas  di kepulauan selat cook dan beberapa pulau di sebelahnya.
  • Ukuran
Tuatara dewasa dapat mencapai panjang hingga 80 cm dengan berat hingga 1,3 kilogram. Ukuran jantan umumnya lebih besar daripada betina.

Tuatara memiliki warna kelabu kehijauan atau kelabu kecoklatan.

3. Bangsa Kadal Dan Ular

Kadal adalah, ular adalah

A. Ular

Ular merupakan jenis reptil yang tidak memiliki kaki dan berjalan berjalan melata dengan menggunakan bantuan otot - otot pada perutnya.

Ciri utama ular adalah bertubuh panjang dan tidak memiliki indera pendengaran akan tetapi ular dapat merasakan getaran melalui rahang bawahnya.

Ciri lainnya ular adalah memiliki lidah yang bercabang dua pada ujungnya dan memiliki kemampuan mendeteksi bau di udara

Fakta menarik tentang ular adalah bahwa tidak memiliki kelopak mata, sehingga matanya akan selalu terbuka selama hidupnya.
  • Perilaku
Ular merupakan salah satu reptil yang paling sukses berkembang . Mereka dapat ditemukan disemua tipe habitat : hutan, danau, gurun, persawahan, laut, pemukiman manusia, sungai, dll, namun ular tidak akan ditemukan di puncak gunung atau di daerah lingkar kutub.

Ular terbiasa hidup ditanah atau bergelantungan di pohon sesuai dengan jenisnya. Dan ular juga memangsa berbagai jenis hewan yang memiliki ukuran lebih kecil dari tubuhnya.

Ular sanca atau ular besar lainnya dapat memangsa kambing, kijang, rusa, bahkan manusia. Ular memakan mangsanya bulat-bulat tanpa mengunyahnya.

Terdapat 2 metode ular dalam membunuh mangsanya, dengan lilitan tubuhnya dan menggunakan bisanya yang mematikan.

Seperti kebanyak reptil lainnya, ular akan berjemur untuk menjaga suhu tubuhnya karena tergolong hewan berdarah dingin.

Dalam sekalli bertelur, ular mampu menghasilkan puluhan hingga ratusan butir yang di letakkan di lubang tanah atau gua
  • Umur
Rata rata ular tidak dapat hidup dengan lama, hanya berkisar pada puluhan tahun bahwa tidak lebih.

Namun untuk jenis ular ular besar python atau anaconda dapat hidup puluhan tahun tergantung bagaimana ia hidup dan habitatnya sendiri.
  • Ukuran
Untuk ukuran ular juga bervariasi tergantung dari jenisnya, seperti anaconda dan python memiliki ukuran hingga 7 meter lebih.

Saat ini dipercaya bahwa hutan amazon merupakan surganya hewan, karena habitat alami hewan itu masih belum banyak terjamah manusia dan masih asri.

Sehingga banyak hewan yang ditemukan di amazon terkadang memiliki ukuran diluar nalar.

B. Kadal

Umumnya kadal memiliki ciri khas sisik dan berkaki 4, tapi juga terdapat beberapa spesies kadal yang tidak bersisik dan tidak mempunyai kaki ( Bukan Ular ).

Kadal juga mempunyai istilah lain yaitu " bengkarung ". Namun di Indonesia istilah bengkarung sering digunakan untuk menyebut kelompok kadal yang bertubuh kecil, bersisik licin, dan berkilau seperti kadal skink.

  • Perilaku
Sebagian besar kadal aktif pada malam hari dan sebagiannya lagi aktiif pada malam hari. Kadal yang termasuk reptil juga memerlukan sinar matahari untuk meningkatkan suhu tubuhnya.

Biasanya kadal berkeliaran sendirian, namun kadang - kadang juga berkelompoh seperti komodo yang membagikan makanannya dengan komodo lainnya.

kadal paling sering melakukan interaksi dengan kadal lainnya adalah saat musim kawin, dengan menggunakan bahasa insyarat tertentu seperti menjulurkan lidah, mengubah warna kulit, menggerakkan ekor.

Kadal jantan merupakan makhluk teritorial yang artinya tidak segan - segan bertarung dengan kadal jantan lainnya untuk mempertahankan wilayahnya atau mempereburkan kadal betina.

Kadal merupakan reptil omnivora, yakni pemakan hewan dan tumbuhan. tapi sebagian besar kadal lebih suka memakan hewan atau serangga kecil.

  • Umur
Sama sepertri ular, kadal juga mempunyai waktu hidup hanya berkisar puluhan tahun atau kurang. Reproduksi kadal tergolong cepat layaknya ular dan dapat ditemui dalam habitat yang beraneka ragam layaknya ular juga.

Spesies reptil yang dapat berumur tua adalah Tuatara yang dapat mencapai hingga ratusan tahun. Namun tuatara bukan termasuk jenis kadal walaupun bentuknya mirip seperti kadal.

  • Ukuran
Saat ini pemegang status kadal terbesar adalah komodo dengan panjang dapat mencapai hingga 3 meter.

Kebanyakan kadal pada umumnya hanya berukuran berkisar 1 meter atau lebih sedikit bahkan kurang seperti iguana, biawak, gecko.

Kadal terbesar saat ini yakni komodo merupakan spesies yang terancam punah juga. Walaupun jumlahnya mencapai ratusan bahkan ribuan, namun komodo hanya terbatas ada di Indonesia, tepatnya di Pulau Komodo.

4. Bangsa Kura - Kura

kura kura adalah

Seperti ciri ciri reptil pada umumnya, kura-kura juga memiliki sisik. Namun yang membuatnya mudah dikenali dan memiliki ciri khas sendiri adalah tempurungnya.

Tempurung pada kura-kura memiliki dua bagian. Bagian atas yang menutupi punggung atau sering disebut Karapas dan bagian bawah yang sering disebut plastron.

Masing-masing bagian tersebut masih memiliki dua lapis yaitu lapis luar yang umumnya berupa sisik besar dan keras, dan lapis dalam yang berupa lempeng-lempeng tulang.

Kura-kura yang hidup saat ini, dapat menyembunyikan kepalanya, kaki dan ekor. Namun terdapat beberapa spesies kura-kura primitif seperti penyu tidak dapat menarik masuk anggota badannya.

  • Perilaku
Hampir semua jenisnya dapat hidup diberbagai tempat seperti gurun, hutan, rawa, padang rumput. Namun sebagian besar spesies kura-kura sepenuhnya hidup di air.

Kura-kura merupakan reptil omnivora yang berarti memakan daging dan tumbuhan. Mereka tidak punya gigi, akan tetapi pengerasan tulang yang terdapat pada moncongnya mampu memotong apasaja yang aka dimakannya.

  • Umur
Kura-kura termasuk reptil yang mempunyai rentang hidup lama, yang dapat bertahan hingga mencapai umur ratusan tahun.

Kura-kura yang tertua tercatat pernah hidup mencapai 152 tahun, yaitu seekor kura-kura darat dari Kepulauan Seychelles

Kura-kura berkembangbiak dengan cara bertelur atau ovivar, yang akan menempatkan telurnya yang berjumlah ratusan di lubang pasir tepi pantai/sungai/laut dan menimbunnya selama kurang lebih dua bulan.

  • Ukuran
Umunya kura-kura memiliki ukuran kecil hanya berkisar 30 cm, namun beberapa jenis spesies kura-kura seperti penyu belimbing mempunyai predikat kura-kura terbesar yang karapasnya  dapat tumbuh hingga mencapai tiga meter.

Itulah informasi terkait pengertian reptil, ciri cirinya, klasifikasi atau pengelompokan hingga dan beberapa contoh dari reptil.

Semoga artikel ini dapat membantu kalian yang sedang mencari informasi terkait apa itu reptil hingga apa saja klasifikasi reptil yang lebih rendah.

Semoga bermanfaat terimakasih.

Tidak ada komentar untuk "Reptil: Pengertian, Ciri-Ciri, Contoh, Dan Mengapa Disebut Hewan Melata"